Beranda · Info Pendidika · Adminitrasi · Soal · Buku · Mater

CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik

CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik. Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, guru sekolah dasar perlu mempersiapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan Kurikulum Merdeka. 

Salah satu dokumen penting yang harus dipahami sebelum menyusun perencanaan pembelajaran adalah Capaian Pembelajaran (CP).

Dalam pembelajaran di sekolah dasar, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menjadi salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan alam maupun kehidupan sosial.

CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik

Bagi guru kelas 4 SD, memahami CP IPAS Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 merupakan langkah awal untuk menyusun Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, bahan ajar, serta instrumen asesmen yang tepat.

Lantas, apa saja Capaian Pembelajaran IPAS kelas 4 SD terbaru? Materi apa yang harus dikuasai peserta didik? Bagaimana cara guru menerjemahkan CP menjadi tujuan pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas?

Capaian Pembelajaran atau CP merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada akhir suatu fase pendidikan. CP menjadi pedoman bagi guru dalam menentukan kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang perlu dikembangkan selama proses pembelajaran.

Berdasarkan informasi resmi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, jenjang sekolah dasar dibagi menjadi beberapa fase. Fase A berlaku untuk kelas 1 dan 2, Fase B untuk kelas 3 dan 4, sedangkan Fase C untuk kelas 5 dan 6.

Artinya, CP IPAS kelas 4 SD termasuk dalam Capaian Pembelajaran Fase B. Capaian tersebut tidak hanya ditargetkan selesai dalam satu tahun pembelajaran, tetapi merupakan kompetensi yang dikembangkan selama peserta didik berada di kelas 3 dan kelas 4.

IPAS sendiri merupakan mata pelajaran yang menggabungkan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penggabungan tersebut bertujuan membantu peserta didik memahami hubungan antara manusia, lingkungan alam, dan kehidupan masyarakat.

Melalui pembelajaran IPAS, peserta didik tidak hanya diminta menghafalkan materi, tetapi juga diajak mengamati peristiwa, mengajukan pertanyaan, melakukan percobaan sederhana, menemukan informasi, serta menyampaikan hasil pengamatannya.

Dasar Hukum CP IPAS Terbaru Tahun Pelajaran 2026/2027

Dalam menyusun perangkat pembelajaran, guru perlu memperhatikan dokumen resmi yang menjadi dasar pelaksanaan Kurikulum Merdeka.

Salah satu dokumen penting yang dapat digunakan adalah Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Selanjutnya, pada 23 Juni 2026, Kemendikdasmen menerbitkan informasi mengenai Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan CP sebelumnya.

Namun, perubahan tersebut hanya mencakup mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti. Capaian Pembelajaran mata pelajaran lainnya, termasuk IPAS, tetap mengacu pada keputusan BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Dengan demikian, guru yang membutuhkan CP IPAS kelas 4 SD tahun pelajaran 2026/2027 dapat menggunakan ketentuan tersebut sebagai acuan, dengan tetap memperhatikan pembaruan resmi apabila terdapat kebijakan berikutnya.

CP IPAS Kelas 4 SD Fase B Terbaru 2026/2027

Secara umum, pembelajaran IPAS Fase B diarahkan agar peserta didik mampu memahami berbagai fenomena alam dan sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Pada akhir Fase B, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan dalam dua elemen utama, yaitu Pemahaman IPAS dan Keterampilan Proses.

Berikut penjelasan kedua elemen tersebut.

1. Elemen Pemahaman IPAS

Elemen Pemahaman IPAS berkaitan dengan penguasaan konsep dan pengetahuan mengenai lingkungan alam serta kehidupan sosial.

Pada akhir Fase B, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra.

2. Menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya.

3. Menghasilkan solusi terhadap permasalahan yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

4. Menyimpulkan proses perubahan wujud zat.

5. Menjelaskan sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.

6. Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

7. Menjelaskan peran, tugas, tanggung jawab, serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah.

8. Mengenali letak kabupaten atau kota dan provinsi tempat tinggal menggunakan peta konvensional maupun digital.

9. Mengklasifikasikan ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat, ragam budaya, serta upaya pelestariannya.

10. Menganalisis sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

11. Menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya serta cara mengelola keuangan secara bijak.

Kesebelas kemampuan tersebut menjadi gambaran kompetensi yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran IPAS kelas 3 dan kelas 4.

Guru dapat membagi materi pembelajaran menjadi beberapa unit sesuai karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, dan kebutuhan pembelajaran.

2. Elemen Keterampilan Proses

Selain memahami konsep, peserta didik juga perlu mengembangkan keterampilan dalam memperoleh dan mengolah informasi.

Elemen Keterampilan Proses merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPAS karena mengajarkan peserta didik untuk berpikir kritis, melakukan pengamatan, dan menemukan jawaban berdasarkan bukti.

Keterampilan proses tersebut meliputi beberapa kemampuan berikut.

a. Mengamati

Peserta didik mampu mengamati fenomena atau peristiwa sederhana menggunakan pancaindra. Hasil pengamatan dapat dicatat dalam bentuk tulisan, gambar, atau bentuk dokumentasi lainnya.

Contohnya, siswa mengamati pertumbuhan tanaman kacang hijau selama beberapa hari dan mencatat perubahan yang terjadi.

b. Mempertanyakan dan Memprediksi

Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan fenomena yang diamati serta membuat perkiraan mengenai kemungkinan yang akan terjadi.

Contohnya, mengapa es batu dapat mencair ketika diletakkan di bawah sinar matahari?

c. Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan

Peserta didik mampu merencanakan dan melaksanakan penyelidikan sederhana untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

Guru dapat memberikan kegiatan percobaan menggunakan alat dan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekolah.

d. Memproses dan Menganalisis Data serta Informasi**

Peserta didik mampu mengolah informasi yang diperoleh melalui pengamatan atau penyelidikan. Informasi tersebut dapat disajikan dalam bentuk tulisan, gambar, tabel, maupun bentuk lainnya.

e. Mengevaluasi dan Refleksi**

Peserta didik mampu mengevaluasi hasil penyelidikan serta melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar yang telah dilaksanakan.

Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengenali keberhasilan, kesulitan, dan hal-hal yang perlu diperbaiki.

f. Mengomunikasikan Hasil

Peserta didik mampu menyampaikan hasil pengamatan dan penyelidikan secara lisan maupun tertulis.

Contohnya, siswa mempresentasikan hasil percobaan perubahan wujud benda di depan teman-temannya.

Materi IPAS Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027

Setelah memahami CP IPAS Fase B, guru perlu menentukan materi yang sesuai untuk membantu peserta didik mencapai kompetensi tersebut.

Materi IPAS kelas 4 SD dapat dikembangkan berdasarkan ruang lingkup capaian pembelajaran dan buku panduan yang digunakan sekolah.

Berikut beberapa materi yang relevan untuk pembelajaran kelas 4.

1. Pancaindra dan Fungsinya

Materi ini mengajarkan peserta didik mengenal lima pancaindra manusia, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

Peserta didik mempelajari fungsi setiap indra, cara merawatnya, serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

Contoh kegiatan pembelajaran adalah mengidentifikasi berbagai benda menggunakan pancaindra dan menjelaskan fungsi masing-masing indra.

2. Siklus Hidup Makhluk Hidup

Pada materi ini, peserta didik mempelajari tahapan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Contohnya adalah siklus hidup kupu-kupu, katak, ayam, dan tumbuhan.

Selain memahami proses pertumbuhan, peserta didik juga diajak mengenali pentingnya menjaga kelestarian makhluk hidup di lingkungan sekitar.

3. Pelestarian Sumber Daya Alam dan Perubahan Iklim

Materi ini memberikan pemahaman tentang sumber daya alam, manfaatnya bagi kehidupan, serta berbagai permasalahan lingkungan.

Peserta didik dapat mempelajari cara menghemat air, menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, mengurangi sampah, dan menjaga keseimbangan alam.

4. Wujud Zat dan Perubahannya

Peserta didik mempelajari tiga wujud zat yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu padat, cair, dan gas.

Selain itu, siswa mengenal perubahan wujud zat seperti mencair, membeku, menguap, mengembun, dan menyublim.

Contoh pembelajaran dapat dilakukan melalui percobaan sederhana menggunakan es batu dan air.

5. Energi dan Perubahannya

Materi energi membahas berbagai sumber energi dan bentuk energi yang dimanfaatkan manusia.

Beberapa contoh energi yang dapat dikenalkan kepada peserta didik adalah energi panas, cahaya, bunyi, listrik, dan gerak.

Peserta didik juga belajar memahami perubahan energi, misalnya energi listrik menjadi energi cahaya pada lampu.

6. Gaya dan Pengaruhnya terhadap Benda

Materi gaya menjelaskan pengaruh tarikan dan dorongan terhadap suatu benda.

Peserta didik dapat mempelajari gaya otot, gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet, dan pengaruh gaya terhadap gerak maupun bentuk benda.

Kegiatan praktik dapat dilakukan dengan mendorong meja, menarik benda, atau mengamati gerak bola.

7. Kehidupan Sosial di Lingkungan Sekitar

Pada materi ini, peserta didik mempelajari peran, tugas, tanggung jawab, dan interaksi sosial di lingkungan keluarga, sekolah, serta masyarakat.

Contohnya adalah memahami tanggung jawab sebagai anggota keluarga, melaksanakan piket kelas, bekerja sama, dan menghargai perbedaan.

8. Mengenal Peta dan Wilayah Tempat Tinggal

Peserta didik belajar mengenali letak kabupaten atau kota dan provinsi tempat tinggalnya menggunakan peta.

Guru dapat menggunakan peta Indonesia, peta provinsi, peta kabupaten, maupun peta digital sebagai media pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memahami letak geografis daerahnya.

9. Bentang Alam, Budaya, dan Profesi Masyarakat

Materi ini mengajarkan peserta didik mengenal berbagai bentang alam, seperti pegunungan, dataran rendah, pantai, dan sungai.

Peserta didik juga mempelajari hubungan antara kondisi lingkungan dengan pekerjaan masyarakat, misalnya petani, nelayan, peternak, dan pedagang.

Selain itu, keragaman budaya dan upaya pelestarian budaya lokal menjadi bagian penting dalam pembelajaran.

10. Sejarah Masyarakat di Lingkungan Tempat Tinggal

Peserta didik diajak mengenal sejarah lingkungan tempat tinggalnya melalui cerita keluarga, tokoh masyarakat, peninggalan sejarah, maupun sumber informasi lainnya.

Pembelajaran ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap sejarah daerah.

11. Uang dan Pengelolaan Keuangan

Materi terakhir berkaitan dengan pengenalan mata uang, nilai uang, fungsi uang, serta cara mengelola keuangan secara bijak.

Peserta didik dapat belajar membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat daftar belanja sederhana, serta membiasakan diri menabung.

Cara Menyusun TP dan ATP Berdasarkan CP IPAS Kelas 4

CP tidak langsung digunakan sebagai daftar kegiatan harian. Guru perlu menerjemahkan capaian tersebut menjadi Tujuan Pembelajaran (TP), kemudian menyusunnya menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

Tujuan Pembelajaran merupakan kompetensi yang diharapkan dapat dicapai peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran tertentu.

Sementara itu, ATP merupakan rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis agar peserta didik dapat mencapai CP pada akhir fase.

Sebagai contoh, apabila CP membahas kemampuan menjelaskan sumber dan bentuk energi, guru dapat merumuskan beberapa tujuan pembelajaran berikut:

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai sumber energi di lingkungan sekitar.

2. Peserta didik mampu menyebutkan bentuk-bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.

3. Peserta didik mampu menjelaskan perubahan energi pada beberapa peralatan rumah tangga.

4. Peserta didik mampu memberikan contoh perilaku hemat energi di rumah dan sekolah.

Selanjutnya, tujuan tersebut dapat disusun menjadi urutan pembelajaran mulai dari mengenali sumber energi, memahami bentuk energi, mengamati perubahan energi, hingga menerapkan perilaku hemat energi.

Dengan cara tersebut, pembelajaran menjadi lebih terarah dan mudah dievaluasi.

Strategi Pembelajaran IPAS Kelas 4 yang Efektif

Agar peserta didik dapat mencapai CP IPAS Fase B, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa sekolah dasar.

Pembelajaran sebaiknya tidak hanya berpusat pada penjelasan guru, tetapi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat secara aktif.

Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

1. Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

Guru memberikan proyek sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya membuat poster hemat energi, menanam tanaman, atau membuat model siklus hidup kupu-kupu.

2. Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

Peserta didik diajak menemukan solusi terhadap permasalahan nyata, seperti sampah di lingkungan sekolah atau pemborosan penggunaan air.

3. Discovery Learning

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep melalui kegiatan pengamatan, percobaan, dan diskusi.

4. Pembelajaran Kontekstual

Materi pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar siswa lebih mudah memahami manfaat pengetahuan yang dipelajari.

5. Pembelajaran Berdiferensiasi

Guru menyesuaikan proses, materi, atau bentuk hasil belajar berdasarkan kesiapan, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.

Pendekatan tersebut dapat dipadukan dengan pembelajaran mendalam yang menekankan pengalaman belajar berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Asesmen Pembelajaran IPAS Kelas 4 SD

Asesmen merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui asesmen, guru dapat mengetahui perkembangan kompetensi peserta didik dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam pembelajaran IPAS, asesmen dapat dilakukan melalui tiga kegiatan utama.

1. Asesmen Awal

Dilaksanakan sebelum pembelajaran untuk mengetahui pengetahuan awal, pengalaman, dan kesiapan peserta didik.

Contohnya, guru memberikan pertanyaan tentang sumber energi yang digunakan di rumah.

2. Asesmen Formatif

Dilaksanakan selama proses pembelajaran untuk memantau perkembangan pemahaman peserta didik.

Bentuknya dapat berupa tanya jawab, pengamatan aktivitas kelompok, kuis, LKPD, dan hasil percobaan.

3. Asesmen Sumatif

Dilaksanakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran setelah menyelesaikan lingkup materi atau periode pembelajaran tertentu.

Bentuknya dapat berupa tes tertulis, praktik, proyek, maupun presentasi.

Guru sebaiknya tidak hanya menilai jawaban benar atau salah, tetapi juga memperhatikan kemampuan mengamati, bekerja sama, menjelaskan alasan, dan menyampaikan hasil kegiatan.

Pentingnya Memahami CP IPAS bagi Guru Kelas 4 SD

Memahami CP IPAS terbaru sangat penting karena dokumen tersebut menjadi dasar dalam menyusun seluruh perencanaan pembelajaran.

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh guru.

Pertama, guru memiliki gambaran yang jelas mengenai kompetensi yang harus dikembangkan peserta didik pada akhir Fase B.

Kedua, guru dapat menyusun TP dan ATP secara lebih sistematis sehingga pembelajaran kelas 4 memiliki kesinambungan dengan pembelajaran kelas 3.

Ketiga, guru dapat memilih materi, metode, media, dan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Silahkan Download CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik, DISINI

Keempat, guru dapat mengembangkan asesmen yang tidak hanya mengukur kemampuan menghafal, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi.

Kelima, pembelajaran dapat dikaitkan dengan kondisi lingkungan sekitar sehingga materi IPAS lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Harapannya, pembelajaran IPAS tidak hanya membuat peserta didik mengetahui berbagai konsep alam dan sosial, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, rasa ingin tahu, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Demikian informasi mengenai CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik, semoga bermanfaat



0 Response to "CP IPAS Kelas 4 SD Terkini Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Kembangkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kepedulian Peserta Didik"

Posting Komentar