Kumpulan Jurnal Harian PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Kurikulum Merdeka Terkini

Kumpulan Jurnal Harian PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Kurikulum Merdeka Terkini. Bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), jurnal harian merupakan salah satu perangkat yang dapat membantu mencatat perjalanan pembelajaran secara teratur. 

Melalui jurnal tersebut, guru dapat mendokumentasikan materi yang diberikan, aktivitas peserta didik, asesmen yang dilakukan, hingga catatan tindak lanjut setelah pembelajaran.

Dalam penerapan Kurikulum Merdeka, pencatatan pembelajaran PJOK tidak sekadar berisi daftar materi yang sudah diajarkan.

Kumpulan Jurnal Harian PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Kurikulum Merdeka Terkini

Guru dapat menggunakan jurnal sebagai catatan reflektif untuk melihat perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu. Hal ini menjadi semakin penting karena pembelajaran PJOK tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan gerakan olahraga, tetapi juga kebugaran, kesehatan, tanggung jawab, kerja sama, dan pembentukan kebiasaan hidup sehat.

Artikel ini membahas kumpulan jurnal harian PJOK kelas 1 sampai kelas 6 SD Kurikulum Merdeka lengkap, mulai dari pengertian, fungsi, komponen jurnal, contoh format, sampai cara menyesuaikannya dengan karakteristik setiap fase pembelajaran.

Jurnal harian PJOK adalah dokumen yang digunakan guru untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya.

Isi jurnal dapat dibuat sederhana, tetapi tetap sebaiknya mampu memberikan gambaran mengenai kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung. Misalnya, guru mencatat tanggal, kelas, materi, tujuan pembelajaran, kegiatan peserta didik, asesmen, hasil pengamatan, serta tindak lanjut.

Jurnal harian tidak harus menjadi dokumen yang rumit. Justru, format yang praktis akan lebih mudah digunakan secara konsisten. Guru dapat mengembangkannya berdasarkan kebutuhan sekolah, karakteristik peserta didik, alokasi waktu, serta perencanaan pembelajaran yang digunakan.

Dalam Kurikulum Merdeka, Capaian Pembelajaran (CP) menjadi salah satu acuan penting dalam merancang pembelajaran intrakurikuler. Dokumen resmi CP PJOK membagi jenjang SD ke dalam Fase A untuk kelas I-II, Fase B untuk kelas III-IV, dan Fase C untuk kelas V-VI.

Dengan demikian, jurnal harian PJOK kelas 1 dan 2 dapat diarahkan pada karakteristik Fase A, jurnal kelas 3 dan 4 menyesuaikan Fase B, sedangkan jurnal kelas 5 dan 6 mengikuti karakteristik Fase C.

Pembelajaran PJOK memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan beberapa mata pelajaran lainnya. Sebagian besar kegiatan dilakukan melalui aktivitas fisik, permainan, praktik gerak, olahraga, maupun kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.

Karena pembelajaran banyak berlangsung secara praktik, guru perlu memiliki catatan yang membantu mengingat perkembangan peserta didik.

Jurnal harian dapat digunakan untuk:

  1. Mencatat kegiatan pembelajaran setiap pertemuan.

  2. Mendokumentasikan materi yang telah disampaikan.

  3. Mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran.

  4. Mencatat peserta didik yang membutuhkan pendampingan.

  5. Mendokumentasikan asesmen selama proses pembelajaran.

  6. Menyusun tindak lanjut berupa remedial atau pengayaan.

  7. Menjadi bahan refleksi guru.

  8. Membantu penyusunan laporan pembelajaran.

  9. Menjaga kesinambungan pembelajaran antarkegiatan.

  10. Menjadi bagian dari dokumentasi administrasi pembelajaran.

Jurnal juga dapat membantu guru menggunakan hasil asesmen untuk menentukan langkah pembelajaran berikutnya. Dalam informasi resmi Ruang GTK, asesmen pembelajaran dapat dilakukan pada awal, tengah, maupun akhir proses pembelajaran dan digunakan sebagai umpan balik bagi guru serta murid.

Artinya, jurnal harian sebaiknya tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat refleksi.

Jurnal Harian PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka

Kelas 1 SD termasuk Fase A. Pada fase ini, pembelajaran PJOK dapat memberikan pengalaman dasar kepada peserta didik melalui aktivitas gerak yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai perkembangan anak.

Dokumen CP resmi PJOK menyebutkan bahwa pada akhir Fase A peserta didik diharapkan mampu menunjukkan berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak, memahami konsep dan prinsip gerak yang benar, melakukan aktivitas jasmani untuk kebugaran dan perilaku hidup sehat, serta mulai menunjukkan tanggung jawab personal dan sosial.

Oleh sebab itu, jurnal harian PJOK kelas 1 dapat memuat kegiatan seperti:

  • Berjalan dan berlari.

  • Melompat.

  • Melakukan gerak keseimbangan.

  • Gerak lokomotor dan nonlokomotor.

  • Permainan sederhana.

  • Aktivitas kebugaran ringan.

  • Pengenalan kebersihan diri.

  • Mengenal makanan dan minuman sehat.

  • Membiasakan pemanasan sebelum aktivitas.

  • Pengenalan keselamatan saat berolahraga.

Contoh kegiatan jurnal:

Materi: Gerak dasar berjalan dan berlari
Kegiatan: Peserta didik melakukan variasi berjalan dan berlari melalui permainan sederhana.
Asesmen: Observasi keterampilan gerak dan sikap mengikuti aturan permainan.
Catatan: Sebagian peserta didik masih memerlukan contoh gerakan secara langsung.

Jurnal Harian PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka bisa Anda download DISINI

Jurnal Harian PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka

Jurnal harian PJOK kelas 2 masih berada pada Fase A, tetapi kegiatan dapat dikembangkan secara bertahap dibandingkan kelas 1.

Guru dapat memberikan variasi aktivitas yang memungkinkan peserta didik mengombinasikan gerakan sederhana. Permainan kelompok juga dapat digunakan untuk mengembangkan kerja sama dan tanggung jawab.

Materi yang dapat dicatat dalam jurnal antara lain:

  • Variasi gerak lokomotor.

  • Variasi gerak nonlokomotor.

  • Gerak manipulatif.

  • Permainan bola sederhana.

  • Senam sederhana.

  • Aktivitas kebugaran.

  • Kebersihan diri.

  • Keselamatan dalam aktivitas fisik.

  • Pola hidup sehat.

Contoh catatan jurnal:

Materi: Kombinasi gerak berjalan, berlari, dan melompat
Kegiatan: Peserta didik mengikuti lintasan gerak sederhana secara berkelompok.
Asesmen: Guru mengamati ketepatan gerak, keberanian, kedisiplinan, dan kerja sama.
Tindak lanjut: Memberikan latihan tambahan kepada peserta didik yang belum mampu mengikuti urutan gerakan.

Jurnal Harian PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka bisa Anda download DISINI

Jurnal Harian PJOK Kelas 3 Kurikulum Merdeka

Kelas 3 memasuki Fase B. Pada fase ini, pembelajaran PJOK mulai mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memvariasikan dan mengombinasikan pola gerak serta keterampilan gerak secara lebih mandiri.

Menurut CP PJOK resmi, peserta didik pada akhir Fase B diharapkan mampu memvariasikan dan mengombinasikan berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak secara mandiri dengan prosedur gerak yang benar. 

Mereka juga diarahkan untuk menerapkan aktivitas jasmani guna mengembangkan kebugaran dan pola hidup sehat serta menunjukkan tanggung jawab personal dan sosial.

Jurnal harian kelas 3 dapat memuat materi:

  • Permainan bola besar.

  • Permainan bola kecil.

  • Atletik sederhana.

  • Senam.

  • Gerak berirama.

  • Kebugaran jasmani.

  • Aktivitas air sesuai kondisi sekolah.

  • Perilaku hidup sehat.

  • Keselamatan dalam aktivitas olahraga.

Guru dapat mencatat tidak hanya hasil praktik, tetapi juga bagaimana peserta didik mengikuti aturan permainan dan bekerja sama dengan teman.

Jurnal Harian PJOK Kelas 3 Kurikulum Merdeka bisa Anda download DISINI

Jurnal Harian PJOK Kelas 4 Kurikulum Merdeka

Jurnal harian PJOK kelas 4 dapat menjadi dokumen yang cukup penting karena peserta didik mulai diarahkan untuk melakukan kombinasi keterampilan gerak secara lebih mandiri.

Kegiatan pembelajaran dapat dikembangkan melalui permainan yang memiliki aturan sederhana hingga aktivitas olahraga yang membutuhkan koordinasi lebih baik.

Contoh materi:

  • Variasi dan kombinasi gerak dasar.

  • Permainan bola besar.

  • Permainan bola kecil.

  • Atletik.

  • Senam lantai.

  • Gerak berirama.

  • Kebugaran jasmani.

  • Pola hidup sehat.

  • Keselamatan berolahraga.

Contoh catatan:

Materi: Kombinasi gerak dalam permainan bola
Kegiatan: Peserta didik berlatih mengoper, menerima, dan mengarahkan bola melalui permainan kelompok.
Asesmen: Keterampilan gerak, pemahaman aturan, kerja sama, dan tanggung jawab.
Refleksi: Sebagian besar peserta didik mampu mengikuti permainan, tetapi beberapa masih perlu latihan koordinasi gerak.

Catatan seperti ini dapat membantu guru melihat kondisi kelas secara lebih nyata daripada hanya menuliskan "materi selesai".

Jurnal Harian PJOK Kelas 4 Kurikulum Merdeka bisa bisa Anda download DISINI

Jurnal Harian PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Kelas 5 berada pada Fase C. Pada fase ini, pembelajaran PJOK dapat diarahkan pada kemampuan peserta didik untuk mempraktikkan modifikasi berbagai pola gerak dan keterampilan gerak berdasarkan konsep serta prinsip gerak yang benar.

CP resmi PJOK juga menekankan penerapan konsep dan prinsip aktivitas untuk pengembangan kebugaran jasmani dan pola hidup sehat serta pembentukan tanggung jawab personal dan sosial secara konsisten.

Materi yang dapat dicatat dalam jurnal kelas 5 antara lain:

  • Permainan bola besar.

  • Permainan bola kecil.

  • Atletik.

  • Senam.

  • Aktivitas kebugaran.

  • Gerak berirama.

  • Aktivitas olahraga tradisional.

  • Pencegahan cedera.

  • Pola hidup sehat.

  • Pemeliharaan kebugaran.

Jurnal kelas 5 juga dapat mencatat perkembangan kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan selama permainan. Misalnya, apakah peserta didik mampu memilih teknik yang tepat, menjaga keselamatan, dan bekerja sama dengan anggota kelompok.

Jurnal Harian PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka bisa Anda download DISINI

Jurnal Harian PJOK Kelas 6 Kurikulum Merdeka

Jurnal harian PJOK kelas 6 merupakan bagian dari dokumentasi pembelajaran pada akhir jenjang SD. Karena termasuk Fase C, kegiatan pembelajaran dapat diarahkan pada penguatan keterampilan, kebugaran, kesehatan, tanggung jawab, serta penerapan nilai-nilai aktivitas jasmani.

Materi yang dapat dimasukkan meliputi:

  • Permainan bola besar.

  • Permainan bola kecil.

  • Atletik.

  • Senam.

  • Aktivitas kebugaran jasmani.

  • Gerak berirama.

  • Permainan tradisional.

  • Pencegahan cedera.

  • Perilaku hidup sehat.

  • Keselamatan aktivitas fisik.

Jurnal kelas 6 juga dapat digunakan untuk mencatat perkembangan peserta didik menjelang akhir fase.

Contohnya:

Materi: Kebugaran jasmani
Kegiatan: Peserta didik melakukan rangkaian latihan kebugaran dengan memperhatikan kemampuan masing-masing.
Asesmen: Ketepatan gerakan, daya tahan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keselamatan.
Tindak lanjut: Peserta didik yang belum mencapai tujuan diberikan latihan bertahap dan pendampingan.

Jurnal Harian PJOK Kelas 6 Kurikulum Merdeka bisa Anda download DISINI

Contoh Format Jurnal Harian PJOK SD Kurikulum Merdeka

Agar mudah digunakan, guru dapat menggunakan format berikut:

No.Hari/TanggalKelasMateriTujuan PembelajaranKegiatan PembelajaranAsesmenCatatan/Tindak Lanjut
1Senin, ...IGerak dasarPeserta didik mengenal gerak berjalan dan berlariPermainan gerak sederhanaObservasiPendampingan bagi siswa yang masih kesulitan
2Selasa, ...IIGerak manipulatifPeserta didik mampu melakukan gerak melemparLatihan melempar dan menangkapPraktikLatihan berpasangan
3Rabu, ...IIIBola besarPeserta didik mampu melakukan kombinasi gerakPermainan sederhanaUnjuk kerjaPenguatan teknik dasar
4Kamis, ...IVAtletikPeserta didik mampu melakukan variasi gerakLatihan lari dan lompatObservasiPengayaan
5Jumat, ...VKebugaranPeserta didik memahami aktivitas kebugaranSirkuit latihanPraktikPenyesuaian intensitas
6Sabtu, ...VIPermainanPeserta didik mampu menerapkan keterampilan gerakPermainan bereguKinerjaRefleksi dan evaluasi

Format tersebut hanyalah contoh. Sekolah atau guru dapat mengubah kolom sesuai kebutuhan.

Komponen Penting dalam Jurnal Harian PJOK

Supaya jurnal benar-benar bermanfaat, beberapa komponen berikut dapat dipertimbangkan.

1. Identitas Pembelajaran

Berisi nama sekolah, mata pelajaran, kelas, fase, semester, tahun pelajaran, serta nama guru.

2. Hari dan Tanggal

Tanggal penting untuk menunjukkan kapan kegiatan pembelajaran dilaksanakan.

3. Materi Pembelajaran

Tuliskan materi secara spesifik. Hindari catatan terlalu umum seperti "olahraga". Lebih baik menulis "variasi gerak berjalan, berlari, dan melompat".

4. Tujuan Pembelajaran

Tujuan sebaiknya berkaitan dengan kemampuan yang diharapkan muncul setelah kegiatan.

5. Kegiatan Pembelajaran

Guru dapat menuliskan aktivitas inti yang dilakukan peserta didik.

6. Asesmen

Asesmen PJOK dapat berupa observasi, praktik, unjuk kerja, penugasan, maupun bentuk lain yang sesuai tujuan pembelajaran.

7. Catatan Perkembangan

Bagian ini dapat digunakan untuk mencatat kondisi tertentu, misalnya peserta didik yang memerlukan pendampingan.

8. Tindak Lanjut

Guru dapat mencatat apakah diperlukan remedial, pengayaan, latihan tambahan, atau perubahan strategi pembelajaran.

Jurnal Harian Tidak Harus Sama untuk Semua Kelas

Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah jurnal kelas 1 tidak harus menggunakan format dan isi yang sama persis dengan jurnal kelas 6.

Walaupun keduanya sama-sama PJOK, karakteristik peserta didiknya berbeda. Pembelajaran kelas awal lebih banyak membutuhkan aktivitas sederhana, permainan, contoh gerak, dan pembiasaan. Sementara itu, kelas tinggi dapat memperoleh aktivitas yang lebih kompleks dan menantang.

Pembagian fase dalam CP PJOK juga memperlihatkan perkembangan tersebut: Fase A untuk kelas I-II, Fase B untuk kelas III-IV, dan Fase C untuk kelas V-VI.

Karena itu, jurnal harian PJOK kelas 1-6 Kurikulum Merdeka sebaiknya disusun dengan memperhatikan fase dan tujuan pembelajaran masing-masing.

Menghubungkan Jurnal dengan Asesmen

Jurnal harian akan semakin bermanfaat apabila catatan guru dihubungkan dengan hasil asesmen.

Misalnya, setelah mengajarkan gerakan melempar dan menangkap, guru menemukan beberapa peserta didik belum mampu melakukan koordinasi tangan dan mata dengan baik. Informasi tersebut dapat dicatat dalam jurnal.

Pada pertemuan berikutnya, guru dapat memberikan latihan tambahan atau mengubah bentuk permainan.

Pendekatan seperti ini sejalan dengan gagasan bahwa asesmen formatif dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan membantu guru merancang pembelajaran berikutnya. 

Dokumen implementasi Kurikulum Merdeka menjelaskan bahwa asesmen formatif pada awal pembelajaran dapat digunakan untuk mengidentifikasi peserta didik yang membutuhkan perhatian serta membantu menyesuaikan pembelajaran.

Dengan demikian, jurnal harian bukan sekadar arsip. Jurnal dapat menjadi bagian dari siklus merencanakan – melaksanakan – mengamati – merefleksikan – menindaklanjuti.

Memanfaatkan Sumber Belajar Digital

Guru PJOK juga dapat memanfaatkan sumber belajar digital sebagai pelengkap. Ruang GTK, misalnya, menyediakan fitur Asesmen Murid yang memungkinkan guru mencari asesmen berdasarkan fase dan mata pelajaran. 

Informasi resmi Ruang GTK menjelaskan bahwa guru dapat memilih fase, jenjang, serta mata pelajaran untuk menemukan dokumen asesmen yang sesuai.

Sumber digital tersebut dapat membantu guru mendapatkan inspirasi dalam menyusun kegiatan dan asesmen. Namun, jurnal harian tetap perlu disesuaikan dengan kondisi nyata di sekolah.

Kondisi lapangan setiap sekolah berbeda. Ketersediaan lapangan, alat olahraga, jumlah peserta didik, cuaca, kemampuan siswa, dan fasilitas kesehatan dapat memengaruhi pelaksanaan pembelajaran PJOK.

Tips Membuat Jurnal Harian PJOK yang Praktis

Agar jurnal tidak justru menjadi beban administrasi, guru dapat menerapkan beberapa tips berikut.

Pertama, gunakan format sederhana.
Tidak perlu memasukkan terlalu banyak kolom jika informasi tersebut tidak digunakan.

Kedua, gunakan bahasa yang ringkas.
Catatan jurnal bukan laporan penelitian. Tuliskan informasi yang benar-benar penting.

Ketiga, catat kondisi nyata kelas.
Jika sebagian peserta didik mengalami kesulitan, tuliskan secara singkat.

Keempat, gunakan jurnal sebagai bahan refleksi.
Tuliskan apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.

Kelima, hubungkan dengan tujuan pembelajaran.
Jangan sampai materi dalam jurnal tidak berhubungan dengan tujuan pembelajaran.

Keenam, dokumentasikan tindak lanjut.
Misalnya remedial, pengayaan, latihan tambahan, atau pendampingan.

Kumpulan Jurnal Harian PJOK Kelas 1-6 SD Kurikulum Merdeka dapat menjadi salah satu perangkat yang membantu guru mendokumentasikan proses pembelajaran secara sistematis. 

Jurnal yang baik tidak harus panjang dan rumit. Yang terpenting adalah mampu memberikan informasi mengenai apa yang diajarkan, bagaimana peserta didik belajar, hasil pengamatan guru, serta tindak lanjut yang diperlukan.

Pembagian fase dalam CP PJOK menjadi dasar penting dalam menyusun jurnal. Kelas 1 dan 2 berada pada Fase A, kelas 3 dan 4 pada Fase B, sedangkan kelas 5 dan 6 pada Fase C. Setiap fase mempunyai karakteristik capaian yang berbeda sehingga jurnal harian sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan peserta didik.

Jurnal juga akan lebih bermakna apabila tidak hanya digunakan sebagai administrasi. Catatan guru dapat menjadi sumber informasi untuk memperbaiki pembelajaran berikutnya. 

Hasil asesmen, pengamatan keterampilan gerak, sikap, kebugaran, kesehatan, kerja sama, dan tanggung jawab dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kegiatan berikutnya.

Pada akhirnya, jurnal harian PJOK bukan sekadar bukti bahwa pembelajaran telah dilaksanakan. Jurnal dapat menjadi rekaman perjalanan belajar peserta didik sekaligus alat refleksi bagi guru. 

Dengan format yang sederhana, konsisten, dan sesuai karakteristik fase, administrasi pembelajaran PJOK dapat menjadi lebih praktis sekaligus tetap memiliki manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kumpulan Jurnal Harian PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Kurikulum Merdeka Terkini"

Posting Komentar