Download Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Terkini, Lengkap dengan Contoh dan Cara Membuatnya

Download Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Terkini, Lengkap dengan Contoh dan Cara Membuatnya. Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD menjadi salah satu perangkat administrasi pembelajaran yang penting bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. 

Jurnal ini dapat digunakan untuk mencatat proses pembelajaran secara rutin, mulai dari materi yang diberikan, kegiatan peserta didik, asesmen, hingga refleksi guru setelah kegiatan belajar mengajar.

Memasuki tahun ajaran 2026/2027, guru kelas 5 SD perlu memastikan perangkat pembelajaran yang digunakan tetap selaras dengan kebijakan Kurikulum Merdeka dan perkembangan pendekatan pembelajaran. 

Download Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Terkini, Lengkap dengan Contoh dan Cara Membuatnya

Salah satu perkembangan penting adalah penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang mendorong peserta didik tidak hanya menghafal materi, tetapi memahami, menerapkan, dan merefleksikan pengalaman belajar. 

Kemendikdasmen menegaskan bahwa Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 bukan merupakan kurikulum baru, melainkan penguatan dan penyesuaian terhadap kebijakan kurikulum yang sudah berlaku.

Karena itu, jurnal harian PJOK kelas 5 Kurikulum Merdeka sebaiknya tidak hanya berisi daftar materi. Jurnal dapat dikembangkan menjadi catatan pembelajaran yang menggambarkan bagaimana peserta didik belajar melalui aktivitas gerak, permainan, olahraga, kebugaran, kesehatan, kerja sama, disiplin, serta refleksi.

Admin pendidikan terkini kali ini akan membahas mengenai pengertian, fungsi, komponen, contoh isi, format, hingga cara membuat jurnal PJOK kelas 5 SD Kurikulum Merdeka semester 1 dan semester 2.

Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka kelas 5 SD adalah dokumen yang digunakan guru untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran PJOK dari waktu ke waktu.

Jurnal tersebut dapat menjadi rekam jejak kegiatan pembelajaran. Guru dapat menuliskan tanggal pelaksanaan, materi, tujuan pembelajaran, aktivitas peserta didik, asesmen, hasil pengamatan, kendala yang ditemukan, serta tindak lanjut.

Dalam praktiknya, jurnal harian tidak harus dibuat dengan format yang terlalu rumit. Hal yang paling penting adalah informasi di dalamnya mampu menggambarkan proses pembelajaran yang benar-benar dilakukan.

Untuk kelas 5 SD, jurnal PJOK dapat mencakup kegiatan seperti permainan bola besar, permainan bola kecil, atletik, senam, aktivitas gerak berirama, kebugaran jasmani, pola hidup sehat, keselamatan dalam aktivitas fisik, dan berbagai aktivitas olahraga lainnya sesuai perencanaan satuan pendidikan.

Capaian Pembelajaran PJOK menempatkan keterampilan gerak, pengetahuan gerak, pemanfaatan gerak, serta pengembangan karakter sebagai bagian penting dari pembelajaran PJOK. 

Dokumen CP resmi pemerintah juga menjelaskan bahwa pembelajaran PJOK diarahkan pada kemampuan peserta didik dalam memahami dan mempraktikkan variasi serta kombinasi pola gerak, aktivitas permainan dan olahraga, senam, gerak berirama, kebugaran, serta pola hidup sehat sesuai fase perkembangannya.

Jurnal PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka Terbaru 2026

Dalam konteks kebijakan pendidikan terbaru, guru perlu memahami bahwa istilah dan struktur administrasi dapat menyesuaikan kebijakan satuan pendidikan. 

Pada 23 Juni 2026, Kemendikdasmen menjelaskan bahwa Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 melakukan perubahan terbatas terhadap capaian pembelajaran mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti. 

Sementara, Capaian Pembelajaran mata pelajaran lainnya tetap mengacu pada Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Artinya, guru PJOK tidak perlu menganggap adanya perubahan tersebut sebagai pergantian total CP PJOK.

Hal ini penting ketika menyusun jurnal PJOK kelas 5 Kurikulum Merdeka terbaru, guru dapat tetap mengacu pada CP PJOK yang berlaku, kemudian menerjemahkannya ke dalam tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan refleksi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Dengan demikian, jurnal yang dibuat bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi benar-benar dapat membantu guru melihat perkembangan peserta didik.

Pembelajaran PJOK memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang dominan dilakukan di dalam kelas.

Sebagian besar kegiatan PJOK melibatkan aktivitas fisik. Guru harus mengamati gerakan, teknik, kerja sama, keselamatan, kedisiplinan, keberanian, serta kemampuan peserta didik mengikuti aturan permainan.

Oleh sebab itu, jurnal harian PJOK kelas 5 SD dapat membantu guru mendokumentasikan berbagai hal yang tidak selalu terlihat melalui tes tertulis.

Misalnya, seorang peserta didik mungkin belum memperoleh nilai tinggi dalam tes teori permainan bola, tetapi ketika praktik ia menunjukkan perkembangan koordinasi gerak yang baik. Catatan tersebut dapat dimasukkan ke jurnal sebagai bagian dari hasil observasi.

Jurnal juga dapat digunakan untuk mencatat peserta didik yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

Contohnya:

  • peserta didik belum mampu melakukan gerakan tertentu;
  • peserta didik kurang percaya diri ketika praktik;
  • peserta didik belum memahami aturan permainan;
  • peserta didik membutuhkan modifikasi aktivitas;
  • peserta didik menunjukkan kemampuan gerak yang sangat baik;
  • peserta didik membutuhkan penguatan tentang keselamatan olahraga.

Dengan pencatatan seperti ini, guru memiliki dasar yang lebih jelas untuk menentukan tindak lanjut.

Komponen Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5

Tidak ada alasan jurnal harus dibuat terlalu panjang setiap kali pembelajaran berlangsung. Format dapat dibuat sederhana, tetapi informasinya tetap relevan.

Beberapa komponen yang dapat dimasukkan antara lain:

1. Identitas pembelajaran

Meliputi nama sekolah, mata pelajaran, kelas, fase, semester, dan tahun ajaran.

2. Hari dan tanggal

Tanggal membantu guru mengetahui kronologi pembelajaran.

3. Materi atau topik

Tuliskan materi yang dipelajari, misalnya variasi gerak dasar dalam permainan bola besar.

4. Tujuan pembelajaran

Tujuan dapat dibuat singkat dan konkret.

5. Kegiatan pembelajaran

Guru mencatat aktivitas utama yang dilakukan peserta didik.

6. Asesmen

Berisi teknik asesmen yang digunakan, misalnya observasi, praktik, penugasan, tanya jawab, atau tes.

7. Hasil pengamatan

Guru mencatat perkembangan peserta didik secara ringkas.

8. Kendala

Jika terdapat hambatan dalam pembelajaran, guru dapat mencatatnya.

9. Tindak lanjut

Berisi rencana guru untuk pembelajaran berikutnya.

10. Refleksi

Guru dapat mencatat apa yang sudah berjalan baik dan bagian yang masih perlu diperbaiki.

Contoh Format Jurnal PJOK Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

Berikut contoh struktur yang dapat digunakan guru:

No.Hari/TanggalMateriKegiatan PembelajaranAsesmenHasil PengamatanTindak Lanjut
1SeninGerak dasar permainan bolaPemanasan, latihan passing dan permainan sederhanaObservasi praktikSebagian besar siswa mampu melakukan passingLatihan kombinasi gerak
2KamisKebugaran jasmaniLatihan kekuatan dan kelenturanPraktikBeberapa siswa membutuhkan penyesuaian intensitasLatihan bertahap
3SeninGerak beriramaGerakan mengikuti irama secara berkelompokObservasiKerja sama kelompok cukup baikPenguatan koordinasi
4KamisPola hidup sehatDiskusi dan praktik kebiasaan hidup sehatTanya jawabSiswa memahami pentingnya aktivitas fisikPembiasaan di rumah

Format tersebut masih dapat dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah.

Jurnal PJOK Kelas 5 Semester 1

Untuk jurnal PJOK kelas 5 semester 1 Kurikulum Merdeka, guru dapat menyesuaikan materi dengan ATP atau perencanaan pembelajaran yang telah disusun sekolah.

Materi dapat diarahkan pada beberapa kelompok aktivitas, misalnya permainan dan olahraga, aktivitas kebugaran, senam, gerak berirama, serta kesehatan.

Contoh catatan jurnal:

Pertemuan 1

Peserta didik melakukan pemanasan dan latihan variasi gerak dalam permainan. Guru memberikan contoh gerakan, kemudian peserta didik berlatih secara berpasangan. Asesmen dilakukan melalui observasi keterampilan dan sikap selama kegiatan.

Pertemuan 2

Pembelajaran dilanjutkan dengan kombinasi gerak dalam permainan sederhana. Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil. Guru mengamati kemampuan mengikuti aturan, kerja sama, dan keterampilan gerak.

Pertemuan 3

Peserta didik mengikuti latihan kebugaran jasmani dengan memperhatikan kemampuan masing-masing. Guru memberikan modifikasi aktivitas bagi peserta didik yang membutuhkan.

Pertemuan 4

Pembelajaran berfokus pada pola hidup sehat. Peserta didik mendiskusikan hubungan aktivitas fisik, istirahat, kebersihan diri, dan makanan bergizi.

Pencatatan semacam ini membuat jurnal lebih informatif daripada sekadar menuliskan judul materi.

Jurnal PJOK Kelas 5 Semester 2

Pada jurnal PJOK kelas 5 semester 2, guru dapat melanjutkan materi yang belum selesai sekaligus memperkuat keterampilan yang sudah dipelajari.

Pembelajaran dapat dibuat semakin aplikatif melalui permainan yang dimodifikasi.

Sebagai contoh, setelah mempelajari teknik dasar tertentu, peserta didik tidak hanya diminta mengulang gerakan, tetapi menerapkannya dalam permainan sederhana.

Pendekatan tersebut sesuai dengan semangat pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman dan penerapan konsep dalam konteks yang berbeda. Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam mendorong peserta didik memahami konsep secara utuh, menghubungkan konsep, menerapkannya, dan melakukan refleksi.

Dalam jurnal, guru dapat menuliskan:

Peserta didik menerapkan keterampilan gerak yang telah dipelajari dalam permainan sederhana. Sebagian besar siswa mampu mengikuti aturan permainan dan menunjukkan kerja sama. Beberapa siswa masih memerlukan penguatan dalam koordinasi gerak.

Catatan seperti ini lebih bermanfaat untuk evaluasi guru.

Jurnal PJOK dan Pembelajaran Mendalam

Salah satu hal yang menarik dalam implementasi pendidikan saat ini adalah semakin kuatnya perhatian terhadap pembelajaran mendalam.

Pembelajaran mendalam bukan berarti peserta didik harus diberikan materi yang lebih sulit. Intinya adalah peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Dalam PJOK, penerapannya justru sangat memungkinkan.

Misalnya, ketika mempelajari kebugaran jasmani, peserta didik tidak hanya melakukan aktivitas fisik. Guru dapat mengajak mereka memahami mengapa tubuh membutuhkan aktivitas fisik, bagaimana menjaga kondisi tubuh, bagaimana melakukan pemanasan, dan mengapa pendinginan diperlukan.

Setelah aktivitas, peserta didik dapat diajak melakukan refleksi sederhana.

Pertanyaan seperti:

  • Bagaimana kondisi tubuh setelah latihan?
  • Gerakan apa yang paling mudah dilakukan?
  • Gerakan apa yang masih sulit?
  • Apa manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan?
  • Bagaimana cara berolahraga dengan aman?

dapat membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Hasil pengamatan dan refleksi tersebut kemudian dapat dirangkum dalam jurnal guru.

Asesmen dalam Jurnal PJOK Kelas 5

Asesmen PJOK kelas 5 Kurikulum Merdeka sebaiknya tidak hanya mengandalkan tes tertulis.

Karakteristik PJOK memungkinkan guru menggunakan berbagai bentuk asesmen.

Asesmen awal

Asesmen awal digunakan untuk mengetahui kondisi awal peserta didik.

Guru dapat mengamati kemampuan gerak dasar, kebugaran, pemahaman aturan permainan, atau pengetahuan tentang kesehatan.

Asesmen proses

Asesmen dilakukan selama pembelajaran.

Guru mengamati:

  • teknik gerakan;
  • partisipasi;
  • kerja sama;
  • kedisiplinan;
  • keselamatan;
  • kemampuan mengikuti instruksi;
  • tanggung jawab;
  • sportivitas.
Asesmen akhir

Asesmen akhir dapat berupa praktik, demonstrasi, permainan, proyek sederhana, tes pengetahuan, maupun bentuk asesmen lain yang sesuai tujuan pembelajaran.

Hasil ketiga jenis asesmen tersebut dapat menjadi bahan jurnal dan refleksi guru.

Jurnal PJOK Tidak Hanya Berisi Nilai

Kesalahan yang sering terjadi dalam membuat jurnal pembelajaran adalah terlalu berfokus pada nilai.

Padahal jurnal memiliki fungsi yang lebih luas.

Nilai menunjukkan hasil asesmen, sedangkan jurnal dapat menjelaskan proses yang menyebabkan hasil tersebut.

Contohnya:

“Nilai praktik siswa A masih rendah.”

Catatan tersebut belum memberikan informasi yang cukup.

Akan lebih berguna jika ditulis:

“Siswa A masih kesulitan melakukan koordinasi gerak saat praktik. Setelah diberikan contoh secara perlahan dan latihan berulang, siswa mulai mampu melakukan gerakan dengan lebih baik.”

Catatan kedua memberikan informasi mengenai perkembangan sekaligus tindakan yang sudah dilakukan guru.

Jurnal PJOK Kelas 5 dan Buku Guru

Jurnal sebaiknya tidak dibuat terpisah dari sumber pembelajaran.

Guru dapat menggunakan buku teks resmi, CP, ATP, modul ajar, dan perangkat lain sebagai rujukan dalam menyusun pembelajaran.

Sistem perbukuan pemerintah menyediakan berbagai sumber buku pendidikan. Dokumen resmi pemerintah juga menunjukkan adanya buku PJOK untuk kelas V pada jenjang SD dalam berbagai edisi dan judul.

Namun, guru tetap perlu menyesuaikan penggunaan buku dengan CP, tujuan pembelajaran, kondisi sekolah, fasilitas, karakteristik peserta didik, dan perencanaan pembelajaran yang digunakan.

Tips Membuat Jurnal PJOK Kelas 5 yang Praktis

Ada beberapa cara agar jurnal tidak menjadi beban administrasi.

Pertama, gunakan format sederhana

Jangan memasukkan terlalu banyak kolom yang tidak diperlukan.

Kedua, tulis berdasarkan kegiatan nyata

Jurnal akan lebih mudah dibuat jika guru mencatat aktivitas yang benar-benar dilakukan.

Ketiga, gunakan bahasa singkat

Tidak perlu menulis paragraf panjang setiap kali pembelajaran.

Keempat, catat perkembangan penting

Jika ada peserta didik yang mengalami perkembangan atau kendala khusus dalam pembelajaran, tuliskan secara singkat.

Kelima, hubungkan dengan asesmen

Catatan jurnal sebaiknya dapat membantu guru memahami hasil asesmen.

Keenam, lakukan refleksi

Setelah pembelajaran selesai, guru dapat menuliskan satu atau dua kalimat mengenai keberhasilan dan rencana perbaikan.

Apakah Jurnal PJOK Kelas 5 Harus Sama untuk Semua Sekolah?

Tidak harus.

Setiap sekolah dapat memiliki kondisi berbeda.

Sekolah yang memiliki lapangan luas mungkin dapat melaksanakan aktivitas tertentu secara maksimal. Sebaliknya, sekolah dengan fasilitas terbatas perlu melakukan modifikasi.

Demikian pula kondisi peserta didik.

Guru dapat melakukan penyesuaian aktivitas agar pembelajaran tetap aman, inklusif, dan sesuai kemampuan peserta didik.

Karena itu, jurnal PJOK Kurikulum Merdeka kelas 5 SD sebaiknya tidak sekadar menyalin format dari sekolah lain. Format dapat dijadikan referensi, tetapi isi jurnal harus menggambarkan pembelajaran yang benar-benar berlangsung.

Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka kelas 5 SD merupakan salah satu perangkat yang dapat membantu guru mendokumentasikan proses pembelajaran secara sistematis. Jurnal tidak harus rumit. Justru format yang sederhana, praktis, dan konsisten akan lebih mudah digunakan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, guru dapat tetap memperhatikan CP PJOK yang berlaku serta menyesuaikan perangkat dengan kebijakan terbaru. Pemerintah pada Juni 2026 menegaskan bahwa perubahan CP pada tahun tersebut hanya menyangkut Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, sementara mata pelajaran lainnya tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya.

Di sisi lain, penguatan pembelajaran mendalam memberikan peluang bagi guru PJOK untuk membuat pembelajaran lebih bermakna. Aktivitas olahraga tidak hanya diarahkan pada kemampuan melakukan gerakan, tetapi juga pemahaman, penerapan, kesehatan, kerja sama, disiplin, sportivitas, dan refleksi.

Dengan jurnal yang baik, guru dapat melihat perjalanan pembelajaran dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Catatan tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi ketika menyusun tindak lanjut, memperbaiki strategi pembelajaran, serta memberikan gambaran perkembangan peserta didik.

Silahkan Download Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Terkini, Lengkap dengan Contoh dan Cara Membuatnya, DISINI

Pada akhirnya, jurnal harian PJOK kelas 5 Kurikulum Merdeka semester 1 dan semester 2 bukan sekadar dokumen administrasi. Jika disusun dengan tepat, jurnal dapat menjadi alat refleksi profesional guru sekaligus dokumentasi perkembangan pembelajaran peserta didik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Download Jurnal PJOK SD Kurikulum Merdeka Kelas 5 SD Terkini, Lengkap dengan Contoh dan Cara Membuatnya"

Posting Komentar